Berita terbaru dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Acara Kabupaten Pekalongan Bersholawat yang diselenggarakan di Desa Coprayan Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (06/05/2025) berlangsung khidmat. Acara ini merupakan bagian dari tradisi yang selalu dilakukan setiap malam Rabu Wage di seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Bersholawat ini merupakan momentum yang paling tepat dalam meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa dimana dalam merebut kemerdekaan peran para alim dan ulama sangat berperan dan kemerdekaan Indonesia juga tidak terlepas dari Rahmat Allah SWT. Acara keagamaan seperti ini diharapkan menjadi salah satu kegiatan peningkatan nilai-nilai keimanan umat sekaligus peningkatan kualitas hidup dalam bermasyarakat.
Kamis, 15 Mei 2025
[Gambar]
Pada hari Senin 21 April 2025, dengan mengenakan kebaya, para karyawan Kecamatan Buaran melaksanakan apel. Dalam apel tersebut, pak camat menyampaikan amanat dari menteri PPPA. Peringatan Hari Kelahiran RA Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April, kelahiran pahlawan perempuan Raden Ajeng Kartini, yang mencetuskan “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” yang artinya “Habis Gelap Terbitlah Terang”. RA Kartini dikenal sebagai pahlawan yang memperjuangkan harkat dan martabat kaumnya, banyak hal yang dapat dikutip dari perjalanan hidup pahlawan Nasional ini seperti jadilah wanita Indonesia yang berilmu pengetahuan, jadi pendidik dalam rumah tangga dan mengisi pembangunan dalam segala bidang.
[Gambar]
Berkat perjuangan Ibu Kartini kini terbukti banyak perempuan yang berkarir di bidang politik dan ekonomi, jadi marilah kita bersama mengenang jasa Pahlawan perempuan nasional RA Kartini, Dirgahayu Hari Kartini.
Selasa, 22 April 2025
[Gambar]
BUARAN - Tradisi Gunungan Megono Syawalan di Pekalongan merupakan perayaan yang diadakan satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada hari ke-7 bulan Syawal. Acara ini berlangsung di objek wisata Linggoasri, Kecamatan Kajen, dan melibatkan arak-arakan gunungan megono serta hasil bumi dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
Tradisi ini berasal dari kebiasaan masyarakat Muslim setempat sebagai ungkapan syukur atas hasil panen dan berkah selama setahun. Gunungan megono sendiri terbuat dari olahan nangka muda yang dicampur dengan kelapa parut dan bumbu, menjadikannya makanan khas Pekalongan. Selain sebagai simbol kesuburan, gunungan ini juga melambangkan kebersamaan dan gotong royong masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, acara ini dimulai dengan kirab gunungan yang diarak menuju lokasi acara. Masyarakat berpartisipasi aktif dengan mengambil bagian dari gunungan megono, yang dipercaya dapat membawa keberkahan dan kesehatan. Selain itu, terdapat lomba gunungan terbaik yang menambah kemeriahan acara.
Tradisi Gunungan Megono tidak hanya memiliki nilai budaya tetapi juga berdampak positif pada perekonomian lokal. Acara ini menarik banyak pengunjung, meningkatkan penjualan bagi pedagang setempat, serta mempererat hubungan antarwarga. Pemerintah setempat juga mendukung pelestarian tradisi ini sebagai bagian dari warisan budaya yang harus dijaga.
Secara keseluruhan, Gunungan Megono Syawalan menjadi momen penting bagi masyarakat Pekalongan untuk merayakan kebersamaan, syukur, dan memperkuat identitas budaya mereka.
Kamis, 10 April 2025
[Gambar]
KAJEN – Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM mengajak warganya untuk bersedekah, terlebih pada bulan Ramadhan ini. Ajakan tersebut disampaikan bupati saat memberikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Qurán di Masjid Al Muhtarom, Kajen, Selasa (19/4) malam.
“Bulan Ramadhan ini, marilah kita tingkatkan amal sedekah. Pertama perhatikan keluarga dekat-dekat kita dulu serta tetangga kita. Insya allah kalau kita shodaqoh, bukannya tambah miskin, tapi malah tambah kaya. Kita harus tingkatkan kepedulian,” ajak bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berharap ekonomi Kabupaten Pekalongan segera membaik di tengah terkontrolnya pandemi Covid-19, “Insya Allah agar yang namanya pandemi Covid agar cepat berlalu, dan membaiklah Kabupaten Pekalongan ini. Ekonomi bisa membaik lagi,” ujar bupati.
Pemkab juga memberi stimulus meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjelang Lebaran, dengan menyiapkan sejumlah bantuan sosial atau Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah pihak. Bantuan tersebut antara lain untuk 300 hafidz/ hafidzoh sebesar Rp. 500 ribu, bantuan untuk 860 imam masjid sebesar Rp. 1 juta per orang, 860 marbot masjid sebesar Rp. 1 juta/ orang, dan bantuan untuk penjaga makam sebesar Rp. 300 ribu per orang dari masing-masing desa/kelurahan.
Bupati mengatakan bahwa dana tersebut telah disiapkan pemda, “Datanya sudah ada di kesra yang mengelola nama-namanya,” kata bupati.
Data penerima bantuan saat ini dalam tahap seleksi dan verifikasi oleh Bagian Kesra Setda, terutama untuk hafidz/hafidhoh dan penjaga makam. Sedangkan bantuan untuk imam masjid dan marbot, data penerima didasarkan pada masjid yang terdaftar di Kemenag sebagaimana dipublikasikan di website www.simas.kemenag.go.id
Dalam kegiatan tersebut bupati juga menyosialisasikan program-program unggulan pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Program tersebut yaitu kesehatan gratis cukup pakai KTP, melahirkan gratis di puskesmas dan rumah sakit milik pemkab, bantuan bagi penunggu pasien, dan bantuan seragam sekolah bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu yang bersekolah di sekolah negeri.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Muhtaram Kajen menghadirkan penceramah Habib Muhammad Syahab, dari Jakarta. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 21 April 2022
Rabu, 20 April 2022
Selama bulan ramadhan Kecamatan Buaran beserta jajarannya. Bertempat di Desa Kertijayan diadakan Terawih Keliling (Tarling), selepas tarling juga diadakannya vaksi untuk para warga sekitarnya.
[Gambar]
Giat Terawih Keliling Dan Vaksinasi Kertijayan
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Rabu, 20 April 2022
Jum'at, 15 April 2022
Selama bulan ramadhan Kecamatan Buaran beserta jajarannya. Bertempat di Desa Simbang Kulon diadakan Terawih Keliling (Tarling), selepas tarling juga diadakannya vaksi untuk para warga sekitarnya.
[Gambar]
Giat Terawih Keliling Dan Vaksinasi Simbang Kulon
[Gambar]
Jumat, 15 April 2022
Berita terbaru dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
Acara Kabupaten Pekalongan Bersholawat yang diselenggarakan di Desa Coprayan Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (06/05/2025) berlangsung khidmat. Acara ini merupakan bagian dari tradisi yang selalu dilakukan setiap malam Rabu Wage di seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Bersholawat ini merupakan momentum yang paling tepat dalam meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa dimana dalam merebut kemerdekaan peran para alim dan ulama sangat berperan dan kemerdekaan Indonesia juga tidak terlepas dari Rahmat Allah SWT. Acara keagamaan seperti ini diharapkan menjadi salah satu kegiatan peningkatan nilai-nilai keimanan umat sekaligus peningkatan kualitas hidup dalam bermasyarakat.
Kamis, 15 Mei 2025
[Gambar]
Pada hari Senin 21 April 2025, dengan mengenakan kebaya, para karyawan Kecamatan Buaran melaksanakan apel. Dalam apel tersebut, pak camat menyampaikan amanat dari menteri PPPA. Peringatan Hari Kelahiran RA Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April, kelahiran pahlawan perempuan Raden Ajeng Kartini, yang mencetuskan “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” yang artinya “Habis Gelap Terbitlah Terang”. RA Kartini dikenal sebagai pahlawan yang memperjuangkan harkat dan martabat kaumnya, banyak hal yang dapat dikutip dari perjalanan hidup pahlawan Nasional ini seperti jadilah wanita Indonesia yang berilmu pengetahuan, jadi pendidik dalam rumah tangga dan mengisi pembangunan dalam segala bidang.
[Gambar]
Berkat perjuangan Ibu Kartini kini terbukti banyak perempuan yang berkarir di bidang politik dan ekonomi, jadi marilah kita bersama mengenang jasa Pahlawan perempuan nasional RA Kartini, Dirgahayu Hari Kartini.
Selasa, 22 April 2025
[Gambar]
BUARAN - Tradisi Gunungan Megono Syawalan di Pekalongan merupakan perayaan yang diadakan satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada hari ke-7 bulan Syawal. Acara ini berlangsung di objek wisata Linggoasri, Kecamatan Kajen, dan melibatkan arak-arakan gunungan megono serta hasil bumi dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
Tradisi ini berasal dari kebiasaan masyarakat Muslim setempat sebagai ungkapan syukur atas hasil panen dan berkah selama setahun. Gunungan megono sendiri terbuat dari olahan nangka muda yang dicampur dengan kelapa parut dan bumbu, menjadikannya makanan khas Pekalongan. Selain sebagai simbol kesuburan, gunungan ini juga melambangkan kebersamaan dan gotong royong masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, acara ini dimulai dengan kirab gunungan yang diarak menuju lokasi acara. Masyarakat berpartisipasi aktif dengan mengambil bagian dari gunungan megono, yang dipercaya dapat membawa keberkahan dan kesehatan. Selain itu, terdapat lomba gunungan terbaik yang menambah kemeriahan acara.
Tradisi Gunungan Megono tidak hanya memiliki nilai budaya tetapi juga berdampak positif pada perekonomian lokal. Acara ini menarik banyak pengunjung, meningkatkan penjualan bagi pedagang setempat, serta mempererat hubungan antarwarga. Pemerintah setempat juga mendukung pelestarian tradisi ini sebagai bagian dari warisan budaya yang harus dijaga.
Secara keseluruhan, Gunungan Megono Syawalan menjadi momen penting bagi masyarakat Pekalongan untuk merayakan kebersamaan, syukur, dan memperkuat identitas budaya mereka.
Kamis, 10 April 2025
[Gambar]
KAJEN – Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM mengajak warganya untuk bersedekah, terlebih pada bulan Ramadhan ini. Ajakan tersebut disampaikan bupati saat memberikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Qurán di Masjid Al Muhtarom, Kajen, Selasa (19/4) malam.
“Bulan Ramadhan ini, marilah kita tingkatkan amal sedekah. Pertama perhatikan keluarga dekat-dekat kita dulu serta tetangga kita. Insya allah kalau kita shodaqoh, bukannya tambah miskin, tapi malah tambah kaya. Kita harus tingkatkan kepedulian,” ajak bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berharap ekonomi Kabupaten Pekalongan segera membaik di tengah terkontrolnya pandemi Covid-19, “Insya Allah agar yang namanya pandemi Covid agar cepat berlalu, dan membaiklah Kabupaten Pekalongan ini. Ekonomi bisa membaik lagi,” ujar bupati.
Pemkab juga memberi stimulus meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjelang Lebaran, dengan menyiapkan sejumlah bantuan sosial atau Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah pihak. Bantuan tersebut antara lain untuk 300 hafidz/ hafidzoh sebesar Rp. 500 ribu, bantuan untuk 860 imam masjid sebesar Rp. 1 juta per orang, 860 marbot masjid sebesar Rp. 1 juta/ orang, dan bantuan untuk penjaga makam sebesar Rp. 300 ribu per orang dari masing-masing desa/kelurahan.
Bupati mengatakan bahwa dana tersebut telah disiapkan pemda, “Datanya sudah ada di kesra yang mengelola nama-namanya,” kata bupati.
Data penerima bantuan saat ini dalam tahap seleksi dan verifikasi oleh Bagian Kesra Setda, terutama untuk hafidz/hafidhoh dan penjaga makam. Sedangkan bantuan untuk imam masjid dan marbot, data penerima didasarkan pada masjid yang terdaftar di Kemenag sebagaimana dipublikasikan di website www.simas.kemenag.go.id
Dalam kegiatan tersebut bupati juga menyosialisasikan program-program unggulan pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Program tersebut yaitu kesehatan gratis cukup pakai KTP, melahirkan gratis di puskesmas dan rumah sakit milik pemkab, bantuan bagi penunggu pasien, dan bantuan seragam sekolah bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu yang bersekolah di sekolah negeri.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Muhtaram Kajen menghadirkan penceramah Habib Muhammad Syahab, dari Jakarta. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 21 April 2022
Rabu, 20 April 2022
Selama bulan ramadhan Kecamatan Buaran beserta jajarannya. Bertempat di Desa Kertijayan diadakan Terawih Keliling (Tarling), selepas tarling juga diadakannya vaksi untuk para warga sekitarnya.
[Gambar]
Giat Terawih Keliling Dan Vaksinasi Kertijayan
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Rabu, 20 April 2022
Jum'at, 15 April 2022
Selama bulan ramadhan Kecamatan Buaran beserta jajarannya. Bertempat di Desa Simbang Kulon diadakan Terawih Keliling (Tarling), selepas tarling juga diadakannya vaksi untuk para warga sekitarnya.
[Gambar]
Giat Terawih Keliling Dan Vaksinasi Simbang Kulon
[Gambar]
Jumat, 15 April 2022